ので「先ほどのは」とと、漢字の形がて、何をどこまで忘れればよいのか止まることがあります。実際には、を消してほしいという大げさな話ではなく、直前のやを、そのまま進めないでほしいという合図で使われることがです。たとえば、古いを送ってしまった、を広く入れすぎた、あとでを送り直す、といったで出てきます。
Saat dalam email kerja muncul kalimat seperti “mohon abaikan pesan saya yang tadi,” bentuk kanjinya terasa kuat sehingga orang bisa berhenti sejenak untuk memikirkan sampai sejauh mana mereka harus melupakannya. Dalam praktiknya, ini biasanya bukan berarti “hapus dari ingatan Anda” secara dramatis. Lebih sering, ungkapan ini dipakai sebagai tanda bahwa permintaan atau pemberitahuan yang baru saja dikirim sebaiknya tidak diteruskan begitu saja. Contohnya saat pengirim mengirim lampiran lama, memasukkan penerima terlalu banyak, atau akan mengirim ulang versi koreksi.
このが便利なのは、「さっきの一本をいったん外してください」と短く伝えられるです。ただし、側が本当に迷わないのは、そのあとに何がかがです。を再送しますのか、正しい日程はの文ですなのか、そもそも返信は不要なのか。そこが書かれていないと、「放念」はできても、今手元のを削除するのか、保留にするのか、のをだけでよいのかが分かれます。とくに会議日程、見積書、申請書のように、手元での作業にすぐつながる種類のでは、この一語だけだと止めがそろいません。丁寧さだけで収まるではなく、取り下げる対象とのをに見せて初めて落ちです。
Yang membuat ungkapan ini berguna adalah kemampuannya untuk berkata singkat, “tolong keluarkan satu item tadi dari alur aktif.” Namun penerima benar-benar berhenti ragu hanya ketika langkah setelahnya terlihat jelas. Apakah file koreksi akan dikirim ulang? Apakah jadwal yang benar ada di kalimat berikutnya? Atau memang tidak perlu membalas sama sekali? Kalau bagian itu tidak ada, orang bisa memahami kata “abaikan” itu sendiri tetapi tetap tidak tahu apakah email yang ada di tangan harus dihapus, ditahan dulu, atau cukup menunggu kontak berikutnya. Ini bukan ungkapan yang selesai hanya dengan kesopanan. Ia baru terasa tenang kalau objek yang ditarik dan langkah berikutnya diperlihatkan bersama.
だから、この語には、「忘れる」という語感だけを追うより、何を止めて、何をのかを拾うほうが自然です。送る側なら、「先ほどのは。を再送します」のように、放念の対象を先に置くと読み手が迷いにくくなります。もし返信がいらないなら、そのことも一文で添えたほうが親切です。側でも、そのの一文に、、取消し、のどれが入っているかを一度だけ見れば十分です。その仕分けがれば、のをどう扱うかもかなり決められます。会議前の急ぎの時間ほど、この一文があるかないかで、側の手の止まりは。
Karena itu, saat bertemu ungkapan ini, lebih alami untuk melihat bukan hanya nuansa kata “melupakan,” melainkan apa yang harus dihentikan dan apa yang harus ditunggu setelahnya. Kalau menjadi pengirim, menaruh objeknya lebih dulu, seperti “Mohon abaikan lampiran sebelumnya. Saya akan mengirim ulang versi koreksi,” membuat pembaca tidak mudah kehilangan arah. Bahkan dari sisi penerima pun, cukup cek sekali apakah kalimat berikutnya berisi penggantian, pembatalan, atau bahwa tidak ada tindakan lanjutan yang diperlukan.